Arca Harihara 103a 256

From Ensiklopedia Museum Nasional Indonesia
Jump to: navigation, search
Indonesia

Katalog[edit]

Nama: Arca Harihara

Bahan: Andesit

No Inventaris[1]: 103a 256

No Kepmendikbud:

Status: Benda Budaya Berskala Nasional

Tokoh: Kertarajasa Jayawardhana

Asal: Candi Sumberjati, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Karesidenan Kediri, Ned. Indie)[2]

Penempatan: Kertarajasa

Periode:

Ukuran, Deskripsi[edit]

  • Ukuran
    • tinggi:
    • tinggi Dasar:

Siwa dalam perwujudan sebagai Hariharamūrti atau Haryaddhamūrti digambarkan sebagai bagian tubuh sebelah kanan dan Wisnu sebagai bagian tubuh sebelah kiri. Wisnu adalah Hari yang digambarkan mengenakan kiritāmakuta, telinga kiri memakai makarakuṇḍala[4], kedua tangan Wisnu membawa cakra[5](roda), dan diatas telunjuk tangan terdapat sangkha (siput) dan membawa gadā[6] (pemukul). Siwa adalah Hara digambarkan memakai jaṭāmakuta yang berhiaskan candrakapalā, telinga kanan memakai nakrakundala[7] atau sarpakundala[8], tangan memegang aksamala[9] dan parasu[10]. Bentuk sangkha (siput) merupakan rumah siput dengan siputnya yang masih hidup dan merayap keluar merupakan lambang dari jiwa yang keluar dari jasadnya.

Harihara digambarkan dalam bentuk kaku sehingga menunjukkan bahwa arca tersebut merupakan penggambaran dari seorang tokoh yang sudah meninggal. Harihara diduga sebagai perwujudan Raja Kertarajasa Jayawardhana, pendiri kerajaan Majapahit yang memerintah tahun 1293-1309 Masehi. Di kiri dan kanan arca ini terdapat dua dewi, sangat memungkinkan bahwa dewi-dewi tersebut adalah Laksmi sebagai śakti dewa Wisnu dan Parwati sebagai śakti dewa Siwa. Dua dewi tersebut diduga sebagai dua orang permaisuri dari Raja Kertarajasa Jayawardhana.

Nilai Penting[edit]

  • Sejarah

Harihara diduga sebagai perwujudan Raja Kertarajasa Jayawardhana, pendiri kerajaan Majapahit yang memerintah tahun 1293-1309 Masehi[11]

  • Ilmu Pengetahuan
  • Pendidikan
  • Agama
  • Kebudayaan

Riwayat Pameran[edit]

Riwayat Pemeliharaan[edit]

Nilai Pendidikan[edit]

Referensi[edit]

  1. Archaeological Verzameling 1-2025. 1887. Batavia Genootschap. Batavia
  2. Korte Gids voor de Archeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. 1919. Druk van Albrecht & Co., Weltevreden
  3. Arca Harihara
  4. Makarakundala
  5. Cakra
  6. Gada
  7. Nakrakundala
  8. Sarpakundala
  9. Aksamala
  10. Parasu
  11. Arca Harihara