Arca dan Prasasti Amoghapasa 6468, 6469 (D.198)

From Ensiklopedia Museum Nasional Indonesia
Jump to: navigation, search
Arca dan Prasasti Amoghapasa 6468, 6469 (D.198) belakang.jpg

Katalog[edit]

Nama : Amoghapasha

Bahan:

No Inventaris: 6468, 64669 (D.198)

No Kepmendikbud: -

Status: Benda Budaya Berskala Nasional

Tokoh: -

Asal : Rambahan, Padang Roco, Sumatera Barat (sekarang)/ Batanghari Distric [1], Sumatera Selatan (Nederlandsch Indie)

Tahun : 1349

Penempatan: Lobi

Ukuran, Deskripsi[edit]

  • Ukuran
    • tinggi: 106 cm
    • tinggi Dasar:
  • Deskripsi

Arca digambarkan berdiri di atas lapik kecil bundar berbentuk bunga teratai ganda pada sebuah landasan besar berbentuk segi empat panjang. Arca berlengan delapan yang menempel pada sandaran (prabhamandala). Kepalanya memakai mahkota dan bersandar pada sirascakra (lingkaran cahaya). Bagian depan bawah Amogapasa merupakan Prasasti Darmasraya. Sedangkan bagian belakang Amogapasa Prasasti Adityawarman. Sekeliling arca utama terdapat arca-arca pengiring berjumlah 14 yang menempel pada sebuah sandaran (Prabhamandala). Empat arca pengiring yang besar, dua di sebelah kanan dan kiri. Keempat arca pengiring di sebelah kanan dan kiri ini juga berdiri atas lapik oval berbentuk bunga teratai ganda. Arca-arca ini kemungkinan besar adalah Syamatāra (lihat juga Arca Syamatara 247b-3641), Sudhanakumara (lihat juga Arca Sudhanakumara 247a-3640), Hayagriwa (lihat juga Arca Hayagriwa 76a-3622), dan Bhṛkuṭi (lihat juga Arca Bhrkuti 112a-3624). Di sebelah kiri dan kanan keempat arca pengiring berdiri ini ada hiasan tumbuhan teratai yang muncul dari bonggolnya. Pada landasan arca, yaitu pada sisi muka (vertikal) terdapat ukiran relief berjumlah tujuh panel; setiap panel dibatasi oleh hiasan tumbuhan teratai. Relief-relief yang dimaksud menggambarkan (dari kiri ke kanan) kuda, cakra, permaisuri, permata, menteri, hulubalang, dan gajah. Relief-relief tersebut, sebagaimana dalam prasasti Amoghapaśa A, disebut dengan istilah saptaratna atau “tujuh permata”. Saptaratna merupakan lambang seorang cakravartin (rajadhiraja atau raja dari segala raja).[2]

Nilai Penting[edit]

  • Sejarah

Dihadiahkan oleh Raja Singosari kepada seorang bangsawan di Sumatera sebagai hadiah perkawinan.

  • Ilmu Pengetahuan
  • Pendidikan
  • Agama

Buddha

  • Kebudayaan

Riwayat Pameran[edit]

Riwayat Pemeliharaan[edit]

Nilai Pendidikan[edit]

Referensi[edit]

  1. D. Van Hinloopen Labberton (Onder Redactive). 1907. Tijdschrift voor Indische: Taal-, Land= En Volkekunde Deel XLIX, Aflevering 3 en 4. Uitgegeven Door Het, Bataviaasch Genootschap Van Kunsten En Wetenschappen. Batavia Albrecht & CO, s'Hage M. Nijhoff.
  2. Arca Amoghapasa