Buddha Tathagata Ratna Sambhawa 225

From Ensiklopedia Museum Nasional Indonesia
Jump to: navigation, search
Buddha Tathagata Ratnasambhawa 225

Katalog

Nama: Tathagata Ratna Sambhawa

Bahan: Andesit

No Inventaris[1]: 225

No Kepmendikbud: -

Status: Benda Budaya Berskala Nasional

Tokoh: -

Asal: Borobudur, Magelang, Jawa Tengah

Penempatan: Lobi

Ukuran, Deskripsi

  • Ukuran
    • tinggi: 106 cm
    • tinggi Dasar:
  • Deskripsi

Dhyani Buddha yang ketiga. Posisi duduk bersila di atas Padma (bunga teratai) dengan kaki kanan ada pada bagian atas kaki kiri, punggung kaki kanan menempel pada paha kiri, punggung kaki kiri ada pada paha kanan. Arca digambarkan duduk dengan posisi Padmasana. Pada bagian kepala terdapat Tonjolan kranial bulat kecil sebagai tanda dahi (Urna). Posisi tangan kiri terletak dipangkuan dengan telapak mengarah ke atas, tangan kanan ada di lutut dengan posisi telapak tangan ke arah luar, sikap tangan ini disebut Waramudra/Waradamudra.[2] Kedua mata arca tertutup karena digambarkan dalam posisi meditasi, dibagian kepala rambut arca digambarkan diikat sehingga menjadi sanggul kecil di atas kepala atau disebut dengan Uşnīşa.[3]

Nilai Penting

  • Sejarah

Salah satu Arca yang ada di Borobur yang dibawa oleh Thomas Stamford Raffles ke Batavia (Literaty Society)

  • Ilmu Pengetahuan

Dhayani buddha penjaga mandala sebelah selatan Arupa Datu Candi Borobudur [4]

  • Pendidikan

Candi Borobudur mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan kearifan [4]

  • Agama

Buddha

Candi borobudur merupakan objek arah umat buddha untuk melakukan puja bakti baik pribadi maupun bersama[4]

  • Kebudayaan

Candi Borobudur menggambarkan Bhinneka Tunggal Ika yang menyatukan perbedaan-perbedaan budaya di indonesia[4]

Riwayat Pameran

Riwayat Pemeliharaan

Nilai Pendidikan

Referensi

  1. Archaeological Verzameling 1-2025. 1887. Batavia Genootschap. Batavia
  2. Hari Setyawan, dkk. 2017. Kajian Pencocokan Kepala Arca Buddha Candi Borobudur Tahap II. Jurnal Konservasi Cagar Budaya Borobudur. XI(2): 7
  3. Dhyani Buddha Ratnasambhawa
  4. 4,0 4,1 4,2 4,3 Sutopo, Marsis. 2014. 200 Tahun: Penemuan Candi Borobudur. Balai Konservasi Borobudur, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan. Magelang