Johannes Hooijman

From Ensiklopedia Museum Nasional Indonesia
Revision as of 14:46, 6 February 2020 by Amanda Alodyasari (talk | contribs) (←Membuat halaman berisi 'Johannes Hooijman merupakan seorang pendeta. Dia memiliki daerah Pondok Gede beserta tanah luas dan rumah mewah, yang menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya. D...')

(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to: navigation, search

Johannes Hooijman merupakan seorang pendeta. Dia memiliki daerah Pondok Gede beserta tanah luas dan rumah mewah, yang menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya. Dia juga adalah salah satu orang yang berperan dalam pendirian Bataviaasch Genootschap, cikal bakal dari Museum Nasional. Dia mengkritik metode Cina yang dianggap kuno dengan hasil percobaannya dengan tanaman nila di Pondok Gede, dan mengusulkan diterjemahkannya suatu brosur teknik mengenai metode baru yang ingin diperkenalkannya terhadap bangsa Cina.

Meski begitu, Hooijman memiliki reputasi yang buruk karena sikapnya dan perdagangan gelap yang ia lakukan. Pada 1779, dia mengalami perseteruan dengan pendeta Jan Brandes dan terus memuncak hingga Pemerintah Tertinggi harus turun tangan dalam mendamaikan keduanya. Namun, dia terus mencari bibit permusuhan dengan orang lain meski Brandes telah pergi dari Batavia. Pada 1789, dia tewas karena ditembak oleh seseorang yang tidak diketahui di daerah Pondok Gede.